Menulis Membuatku Naik Kelas dan Berprestasi 

Resume ke       : 6

Gelombang       : 22

Tanggal            : Jumat, 15 Oktober 2021

Tema                : Menulis Membuatku Naik Kelas dan Berprestasi

Narasumber     : Aam Nurhasanah, S.Pd

 


“Rajinlah menulis hingga karyamu berbuah manis.” – Aam Nurhasanah --

 

Selamat pagi, sudah siap belajar pagi ini?... materi pertemuan ke 6 ini sebenarnya dilakukan pada Jumat, 15 Oktober kemarin. Tapi apalah daya, karena masih rempong sana sini jadi ketinggalan banget. Padahal resume di catatan udah beres dari Jumat itu. Baiklah, yuk belajar sama-sama, siapkan catatan untuk menulis poin penting dari pembahasan kita kali ini. ‘Menulis Membuatku Naik Kelas dan Berprestasi’ bersama Bu Aam Nurhasanah dan dimoderatori oleh Ms. Phia. Jujur, tema ini sebenarnya salah satu topik yang saya nantikan dalam kelas pelatihan menulis ini. Mengapa demikian? Karena dengan menulis saya mau berprestasi dan hal itu akan membuat saya naik kelas.

Sekilas tentang Narasumber

Aam Nurhasanah, S.Pd atau yang biasa disapa Bu Aam ini adalah kepala SMPS Mathla’ul Hidayah Cipanas Lebak Banten yang sekaligus menjadi juara lomba blog PGRI Tingkat Nasional. Selain itu, Beliau juga merupakan guru pegiat literasi. Ada sekitar 30 buku yang sudah terbit, meliputi 4 buku solo, 1 buku duet, dan 25 buku antalogi atau karya bersama. Wah, mantep. Karier menjadi seorang penulis dimulai dari blogger, moderator, curator, samapi jadi editor.

Ide Menulis

Setelah kita mengenal profil singkat dari pemateri kita kali ini, lebih lanjut kita bergegas untuk ke materi inti ya. Ok, materi yang pertama dimulai dengan ide menulis. Paparannya sebagai berikut.

1.        Mulai dari hal yang disukai

Menulis memang merupakan keterampilan yang harus terus diasah, walaupun ada beberapa orang yang sudah memiliki bakat menulis sejak lahir. Tapi percayalah bahwa meskipun merupakan bakat yang diilhamkan dari Tuhan, hal itu pun harus tetap diasah juga. Jadi tidak ada alasan untuk tidak menulis. Tulislah hal-hal yang disukai, dengan demikian ketika kita menulis, ide tersebut akan mengalir dengan sendirinya. Mengapa? Karena kita suka, jadi lebih mudah mendeskripsikan. Bukan begitu?

2.        Mulai dari album foto

Sebenarnya ada banyak sekali asal ide bisa muncul di pikiran kita, misalnya saja dari album foto. Melalui kejadian yang terekam dalam sebuah foto/album foto, kita bisa mengingat dan merasakan sesuatu yang terjadi di masa itu dan itu merupakan salah satu ide yang bisa kita lakukan ketika akan menulis. Jadi, kalau saat ini ide itu tidak muncul, coba buka kembali album foto koleksimu ya.

3.        Mulai dari diri sendiri

Tidak selamanya motivasi datang dari orang atau lingkungan. Kitalah yang bisa mengontrol diri kita sendiri. Untuk itu, mulai kegiatan yang baik-baik untuk memotivasi dan membiasakan diri dengan hal baik, misalnya menulis setiap hari dan dari diri sendiri. Dengan melakukannya rutin dan mandiri, bukan tidak mungkin kita bisa menginspirasi orang lain atau malah punya projek bareng bersama teman. Yang ini malah bikin antusias-kan ya.

4.        Mulai dari cerita teman/sosial media

Biasanya di lingkungan belajar, kerja, atau perkumpulan pasti ada saja teman yang bercerita atau curhat. Jangan salah, hal itu juga bisa jadi ide menulis lo. Makin dicurhatin makin banyak ide menulis jadi double-kan untungnya. Asalkan tetap mengikuti kaidah seperti menyamarkan tokoh, memperhatikan ide, gaya penceritaan, dan unsur-unsur yang lainnya ya.

5.        Mulai menulis dari sekarang

Jangan menunda-nunda. Kebiasaan dari kita adalah menunda-nunda dengan alasan banyak kerjaan, dikejar deadline, nggak punya ide, dan lain sebagainya. Padahal jika kita mempunyai niat yang kuat, kita bisa rutin menyiapkan 5-10 menit setiap hari untuk menulis dari 24 jam per hari yang kita miliki. Tenang, saya pun memiliki masalah dan PR yang sama. Jadi, belajar sama-sama yuk.

Tips Menulis

Dari paparan 5 ide menulis di atas, berikut akan disajikan tips menulis. Disimak yuk!

1.        Menulis dari hati

Mungkin di awal kegiatan menulis, kita berusaha memaksa diri untuk memulai menulis. Akan tetapi, jika kebiasaan ini rutin dilakukan bukan tidak mungkin jika yang awalnya berupa ‘paksaan’ malah jadi ‘hobi’ yang menyenangkan. Menulislah dari hati, karena yang dari hati akan sampai ke hati. Nikmati prosesnya dan suatu hari nanti kita akan melongo dibuatnya.

2.        Takhlukkan rasa malas

Malas memang salah satu sifat manusiawi setiap orang. Tapi sebenarnya dia bukan hanya sekedar sifat tapi juga pilihan. Mau malas terus apa mau produktif mumpung masih muda? Yang udah usia lanjut aja masih semangat, berarti energi kita harus 2,3 kali lipat lebih besar-lah ya.

3.        Sebelum publish cek lagi tulisan yang ada untuk menghindari typo (salah ketik)

Biasanya ketika kita asik menulis, kita tidak sadar bahwa masih ada typo di tulisan kita. Hal ini umum dan bisa terjadi kepada siapa saja. Coba cek kembali tulisan yang sudah dibuat sebelum dipublish atau share ya.

4.        Sering blog walkhing

Untuk menjadi seorang penulis yang handal, tentunya harus suka membaca. Membaca apa saja, agar kita memiliki ide-ide yang bermutu. Bisa juga kita melakukan blog walkhing untuk meningkatkan keterampilan menulis kita. Istilah blog walkhing biasanya kita lakukan jika kita berselancar ke blog teman atau orang lain untuk saling belajar dan menilai hasil tulisan kita.

5.        Latih kemampuan menulis setiap hari

Siapkan 5-10 menit setiap hari untuk menulis. Jika sudah dilakukan secara rutin, mungkin kita bisa menambah durasinya sesuai dengan kemampuan kita. Semangat!

6.        Ikuti challenge menulis di setiap kesempatan

Banyak sekali tantangan menulis, lomba, kelas menulis, dan event lainnya. Manfaatkan kesempatan tersebut untuk melatih kemampuan menulis tersebut.

7.        Semangat menulis untuk terus berprestasi

Menulislah untuk menjadi orang yang berprestasi. Karena prestasi itu harus diupayakan, diperjuangkan, dan dibiasakan. Mulai dari sekarang ya. Saya juga mencobanya. Yuk belajar bersama.

8.        Menulislah untuk berbagi dan menginspirasi

Seyogyanya, menulis adalah berbagi dan bukan tidak mungkin karena orang membaca tulisan kita jadi menginspirasi orang lain untuk melakukan hal yang sama. Belajar itu menyenangkan.

Tips Menjadi Juara Blog

1.        Banyak membaca

Bacalah karya apa saja, dimana saja, dan kapan saya. Baca yang bermutu untuk menghasilkan karya yang bermutu pula.

2.        Sering blog walkhing

Lakukan blog walkhing untuk menilai dan mengevaluasi hasil tulisan kita. Buat ciri khas tersendiri dan yang unik untuk menggugah orang lain merindukan membaca tulisan kita.

3.        Aktif di komunitas menulis

Dengan aktif mengikuti komunitas menulis, kita akan terus mendapatkan semangat dan motivasi karena kita berada di lingkungan yang memiliki visi dan misi yang sama, yaitu menjadi seorang penulis.

4.        Belajar mengedit

Menulis tentunya tidak terlepas dari kaidah kepenulisan. Yuk belajar membuka KBBI, EUPBI, dan buku tentang kaidah berbahasa agar tulisan kita selain bermutu isinya juga nyaman dibaca karena bagus ejaannya.

5.        Ikuti lomba blog

Banyak sekali event atau lomba blog dan kepenulisan lainnya. Manfaatkan kegiatan tersebut agar kita bisa mengevaluasi seberapa bagus tulisan kita.

6.        Terus mengasah diri

Asah kemampuan diri dan berkomitmen untuk terus menulis adalah dua hal yang wajib dilakukan siapa saja yang memiliki harapan menjadi seorang penulis.

Demikian resume dari kelas pelatihan pada Jumat kemarin. Semoga bermanfaat, belajar itu menyenangkan. Yuk berkarya bersama.

Comments

Popular posts from this blog