Karya Ilmiah Dijadiin Buku? Bisa

 

Resume ke       : 4

Gelombang       : 22

Tanggal            : Senin, 11 Oktober 2021

Tema                : Menulis Buku dari Karya Ilmiah

Narasumber     : Noralia Purwa Yunita, M.Pd


“Orang boleh pandai setinggi langit. Tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah. Menulis adalah bekerja untuk keabadian.” – Pramoedya Ananta Toer


Wah, tidak sabar ya untuk menyimak materi pertemuan 4 tadi malam? Sama, saya juga. Kelas belajar menyulis untuk gelombang 21 dan 22 setiap hari Senin, Rabu, dan Jumat ini memang ngangenin. Sehingga ketiga malam itu merupakan hari yang ditunggu-tunggu untuk menerima ilmu dan wawasan baru khususnya di bidang kepenulisan. Baiklah, topik yang diangkat pada pertemuan tadi malam adalah ‘Menulis Buku dari Karya Ilmiah’ bersama narasumber yang cantik Noralia Purwa Yunita, M.Pd. Acaranya masih sama, via grup wa yang dipandu oleh Ibu Rosminiyati. Acara terbagi menjadi empoat sesi, pembukaan, materi inti, sesi tanya jawab, dan penutup. Tak kenal maka tak sayang, kita simak terlebih dahulu profil dari pemateri kita kali ini ya.

Mengenal Narasumber yang Cantik Noralia Purwa Yunita, M.Pd

Noralia Purwa Yunita, M.Pd lahir di Kudus, 12 Juni 1989. Gelar sarjana dan magister pendidikan diraihnya di Universitas Negeri Semarang. Saat ini Beliau mengajar di SMPN 8 Maret. Karya dan buku yang berhasil diterbitkan baik yang sudah maupun pada tahap proses banyak sekali, seperti antalogi Menciptakan Pola Pembelajaran Efektif dari Rumah, Digital Mindset, Gamifikasi, Jurus Jitu Menulis dan Berprestasi, Kiat Praktis Menulis Modul Berbasis Riset, Kisah Inspiratif Sang Guru, Aku dan Corona, Kiat Menulis dan Menerbitkan Buku, Belajar di Tengah Corona, Prahara di Tengah Pandemi, Membongkar Rahasia Menulis Guru Blogger, dan masih banyak lagi yang lainnya. Selain sebagai penulis, Beliau juga aktif menjadi blogger, narasumber, dan seorang pendidik. Bagaimana, narasumber kita kali ini sangat menginspirasi ya. Masih muda tapi sangat produktif. Semoga semangat dan ilmunya nular ke kita ya.

Proses Menulis dari Karya Ilmiah

Tadi malam Bu Noralia menuturkan bahwa salah satu hal yang menginspirasi Beliau adalah materi yang disampaikan oleh Bu Hati pada kelas menulis gelombang 8 yang diikutinya. Pada waktu itu, Bu Hati menjelaskan materi menulis buku dari PTK. Dari situlah menginspirasi bahwa ternyata dari karya ilmiah bisa dibuat menjadi sebuah buku yang diterbitkan ya. Lalu proses menulis dari karya ilmiah ke dalam buku yang bisa diterbitkan apa saja sih? Simak ulasan berikut.


1.        Ubah judul, sesuaikan dengan topik bahasan

Perhatikan judul penelitian berikut:

Pengembangan Modul Berbasis Riset pada Materi Reaksi Redoks untuk Meningkatkan Keterampilan Generik Sains Siswa Kelas X SMA

 

Bandingkan dengan judul berikut:

Kiat Menulis Modul Berbasis Riset

 

Dari kedua judul di atas kita dapat membandingkan bahwa anatara judul karya ilmiah dengan buku berbeda. Buku lebih fokus kepada topik pembahasan. Hal ini sangat berbeda dengan karya ilmiah misalnya dari hasil penelitian yang memiliki sistematika lebih khas jika dibandingkan dengan karya popular, misalnya dengan penambahan kata kiat, jurus, strategi, cara sukses, dan istilah lainnya.


Cermati judul best practice berikut

Efektifikasi Pembelajaran Berbasis Gamifikasi pada Peningkatan Aktivitas dan Minat Belajar Siswa

 

Menjadi judul buku:

Gamifikasi, Membuat Belajar Seasyik Bermain Games


2.        Ubah daftar isi

Bab 1, 2, dan 3 dst dalam penelitian diubah menjadi 2 W + 1 H, misalnya Bab 1 (why) menjelaskan pentingnya modul. Bab 2 (what) menjelaskan apa itu modul berbasis riset, dan bab 3 dst (how) berisi tahap pembuatan, bagaimana hasil pembuatan, dan bagaimana penerapannya). Daftar isi sebuah karya ilmiah biasanya sesuai panduan atau sistematika penulisan yang sudah baku. Akan tetapi, hal ini berbeda dengan daftar isi sebuah buku yang lebih popular dan tidak menyertakan ‘hasil penelitian, statistic, dll di dalamnya. Bersifat lebih umum dan dapat dibaca oleh masyarakat umum.


3.        Ubah sedikit isi teknis karya ilmiah

Mengubah sedikit isi dimaksudkan agar buku yang dihasilkan tetap menjelaskan pokok bahasan inti, namun tidak sekhas yang aka di dalam sebuah penelitian. Ada beberapa bagian yang perlu diperhatikan pada bagian ini, yaitu:

-         Menghilangkan kata penelitian atau laporan

-         Hanya menampilkan grafik yang paling penting atau bisa diubah juga dalam bentuk kalimat

-         Gaya bahasa popular, sesuai dengan gaya bahasa masing-masing penulis

-         Daftar pustaka umumnya menggunakan buku dan sumber yang terpercaya dan dapat dipertanggung-jawabkan. Boleh pula menggunakan blog resmi seperti kemdikbud.go.id, jurnal ilmiah, ebook, dan lain sebagainya

-         Berikan ulasan mengenai kelebihan dan kelemahan penelitian yang Anda lakukan


4.        Sesuaikan dengan sistematika yang ditentukan oleh penerbit

Karya ilmiah versi buku minimal 70 halaman format A5 dengan huruf, jenis huruf, dan margin disesuaikan dengan aturan penerbit.

Nah, itu tadi hasil resume pertemuan 4 tadi malam. Semoga bermanfaat dan dapat menginspirasi untuk terus menulis ya. Belajar itu menyenangkan.

Comments

Popular posts from this blog