Mengatasi
Writer’s Block
Resume
ke : 7
Gelombang : 22
Tanggal : Senin, 18 Oktober 2021
Tema : Mengatasi Writer’s Block
Narasumber : Ditta Widya Utama, S.Pd., Gr
“Writer’s block adalah keadaan saat
penulis kehilangan kemampuan menulis atau tidak menemukan gagasan baru untuk
tulisannya.” – Wikipedia --
Pagi ini sangat semangat untuk membuat resume pertemuan 7. Mengapa demikian? Karena narasumber pertemuan kali ini usianya nggak jauh beda dari saya, lulus PPG, dan lulus PPPK samaan kayak saya juga. Padahal nggak nyambung dan nggak ada korelasinya juga sih sama ‘kepenulisan’ ya. Yang penting jadi bikin semangat. Udah, nggak boleh protes hehehe. Karena prestasi kepenulisan Beliau berstep-step lebih keren dari pada saya. Jadi, yuk lebih keras lagi belajarnya. Oia, kelas belajar menulis kali ini akan dipandu dengan Bu Maesaroh ya. Siapkan catatan dan fokus menyimak materi kali ini ya.
Sekilas
tentang Narasumber
Ditta
Widya Utama, S.Pd., Gr adalah seorang guru IPA di SMPN 1 Cipeundeuy, Subang,
Jawa Barat. Beliau lahir di Subang, 23 Mei 1990. Karya tunggal, banyak banget. Sekitar
6 buku, yaitu, Precious, Mengapa Taka Kau
Tanyakan Saja, Djogja Backpacker, Lelaki di ladang Tebu, Membongkar Rahasia
Menulis, dan Sepenggal Kisah Corona.
Selain buku solo, ada sekitar 13 buku karya bersama, yaitu Jejak Langkah Subang, Guru di Ladang Ilmu, Sepenggal Kisah di Ruang Cipta Pentigraf,
dan masih banyak lagi yang lainnya. Prestasi yang pernah diraih Mbak Ditta
salah satunya Peraih Parasamya Susastra
Nugraha dan peraih Parasamya Suratma Nugraha (Penggerak
Literasi 2020), dan masih banyak prestasi lainnya.
Komunitas yang diikuti Mbak Ditta adalah MGMP, PGRI, Komunitas Pengajar Penulis Jawa Barat, Literasi Subang Bihari dan Berwibawa (Lisangbihwa), dan Cakrawala Blogger Guru Nasional (Lagenunal). Selain itu, Mbak Ditta juga aktif menjadi pemateri atau narasumber di berbagai kegiatan.
Penyebab Writer’s Block
Setelah mengenal profil singkat dari Mbak Ditta, kita lanjutkan pembelajaran kita kali ini sesuai dengan topik ya. Paparannya adalah sebagai berikut.
1.
Mencoba metode/topik baru dalam menulis
Kebanyakan dari kita akan lebih
mudah mendeskripsikan atau menulis dengan tema yang kita sukai atau kita
pahami. Namun, jika tulisan kita memiliki topik yang baru, atau malah asing di
telinga kita, kita pasti mengalami kesulitan untuk mendeskripsikannya. Nah, itu
merupakan salah astu penyebab writer’s
block. Tenang, ada solusi untuk menyelesaikan masalah ini, yaitu
mempelajari metode baru yang akan ditulis/cari referensi. Dengan mempelajari
banyak referensi baik buku, youtube, internet, dan lain sebagainya akan
membantu kita dalam mengatasi writer’s
block ini.
2.
Stress
Ketika banyak kerjaan dan
dikejar-kejar deadline, kita bisa
juga terkena writer’s block. Solusinya
adalah mengurangi toxic dalam diri
sendiri. Stay positif bahwa kita
sedang belajar menulis, jika rutin, dan berkomitmen pasti akan membuat kita
lebih terampil menulis. Jadi jangan malu untuk terus belajar.
3.
Lelah fisik dan mental
Dengan banyaknya kegiatan, apalagi
tanggungjawab yang banyak membuat kita sering mengalami lelah fisik atau
mental. Solusinya adalah dengan melakukan peregangan, ambil nafas dan keluarkan
perlahan, refresh, dan
beristirahatlah.
4.
Terlalu Perfectionis
Tulisan harus bagus, dibaca banyak
orang, atau menang lomba dulu baru semangat nulis. Hentikan! Cobalah mengambil
bola, tulis saja dan tulisan itu bisa kita revisi di waktu mendatang. Sehingga ketika
kita menulis, tidak perlu terlalu perfectionis
ya. Kita bisa meminta saran dan masukan dari teman untuk membaca tulisan kita. Hal
ini dapat menjadikan bahan penilaian dan evaluasi tentang tulisan kita agar
makin bagus dan khas.
Writer’s block bisa
terjadi kepada siapa saja. Bahkan bisa terjadi kepada penulis professional sekalipun. Lalu berapa lama
hal ini terjadi? Tergantung seberapa lama penulis mampu mengalaminya. Namun,
kita harus memiliki keyakinan yang kuat hahwa kondisi ini tidak boleh menjadi
alasan kita untuk malas menulis. Demikian resume dari kelas pelatihan pada
Senin kemarin. Semoga bermanfaat, belajar itu menyenangkan. Yuk berkarya
bersama.
Comments
Post a Comment