Melatih Keterampilan Menulis dengan Mengikuti Pelatihan

Belajar Menulis PGRI Gel 21-22 

Resume ke       : 3

Gelombang       : 22

Tanggal            : Jumat, 08 Oktober 2021

Tema                : Membongkar Rahasia Menulis hingga Menerbitkan Buku

Narasumber     : Rita Wati, S.Kom

“Tidak ada yang mustahil di dunia ini, selama kita berusaha, mimpi kita akan segera terwujud.” – Rita Wati, S.Kom --

Jumat malam, tepatnya 8 Oktober 2021 kita kembali bertemu di pelatihan belajar menulis pertemuan ke 3. Pembelajaran menulis kali ini akan ditemani oleh Ibu Rita Wati. Tema yang diangkat sangat menarik, yaitu ‘Membongkar Rahasia Menulis hingga Menerbitkan Buku’ yang dimoderatori oleh Bapak Dail Ma’ruf. Sudah tidak sabar untuk belajar? Sabar dulu ya, terlebih dahulu kita akan membahas siapa sih narasumber kita. Simak ulasannya berikut ini!

Tentang Narasumber

Bu Rita merupakan seorang guru, bloger, writer, moderator, dan youtuber. Banyak sekali pengalaman Beliau menulis buku, meliputi buku solo, buku duet, dan antalogi. Ada 4 buku solo yang sudah beliau terbitkan, yaitu 25 Trik Jitu Menulis dan Menerbitkan Buku, Merajut Asa Sejak Belia, 25 Tutor Pembelajaran Daring dan Luring, serta Tiara. Ada pula buku duet, buku kolaborasi bersama Richardus Eko Indrajit dengan knowledge management (kelas online) bersama penerbit Andi. Untuk antaalogi sekitar 10 buku, misalnya Pena Digital Guru Milenial dan Pesona Kearifan Lokal Nusantara. Keren, prestasi Bu Rita memang banyak banget.

Tips Menulis

Bu Rita menjelaskan beberapa tips menulis yang perlu kita lakukan jika ingin karya atau tulisan kita bisa dipublikasikan atau bahkan diterbitkan. Lalu, apa saja sih tipsnya? Simak penjelasan berikut.

1.    Tidak menunda-nunda ketika ide itu datang

Biasanya ide datang secara tidak terduga, kadang di jalan, waktu di kelas, dengerin curhatan teman, waktu akan tidur, bangun tidur, dst. Tulis ide itu di kertas atau buku catatan tersendiri agar ide itu tidak menguap atau hilang begitu saja. Kita bisa menulis dengan panjang, atau berupa poin-poin penting agar ketika membaca poin itu, kita bisa mengingat kembali apa garis besar atau ide yang datang tadi.

2.    Latihan menulis setiap hari

Sesuatu yang baik harus terus diasah dan dibiasakan. Mungkin awal-awal kita seperti memaksa diri kita sendiri. Tapi lama kelamaan hal itu bisa menjadi kebiasaan. Begitu pula tentang kegiatan menulis. Biasakan untuk melakukan kegiatan literasi dimana pun dan kapan pun. Kita bisa meningkatkan keterampilan menulis dengan membaca banyak buku yang bermutu dan menulis ide yang bergentayangan di fikiran kita. Jika memang rutinitas terlalu padat, kita bisa menulis quotes di ponsel. Yang terpenting adalah produktif menulis setiap hari. Semangat…

3.    Buat mind map/TOC

Apa sih mind map/TOC? Secara sederhana yang dimaksud mind map adalah pohon ide atau gagasan. Secara garis besar, apa yang mau kita bahas di tulisan kita. Fungsinya agar pokok pembahasan kita fokus, menyeluruh, tidak rancu, dan tidak mengulang-ulang bahasan yang sudah dijelaskan di awal. Dengan membuat mind map sebenarnya kita sangat terbantu karena penyampaian ide tersebut akan runtut dan sampai kepada tujuannya.

4.    Mulai join menulis buku antalogi

Bagi penulis pemula, bisanya tidak begitu PeDe dengan tulisannya sehingga akhirnya tulisan itu hanya mengendap di laptop dan tidak dipublikasikan. Nah, salah satu cara agar kita makin PeDe untuk mempublikasikan tulisan kita adalah dengan mengikuti menulis buku antalogi. Hal ini dapat meningkatkan rasa percaya diri kita dan kita bisa belajar dengan senior dan penulis pemula lainnya. Kita bisa mengevaluasi keunggulan dan kelemahan kita dapat menulis dan yang terpenting kita tau apa genre yang paling kita sukai dalam menulis.

Masalah Penulis Pemula

Bagi penulis pemula memang tidak mudah untuk memulai kegiatan menulis. Apalagi kegiatan menulis merupakan sebuah keterampilan yang tidak bisa instan, harus telaten dan konsisten. Ada beberapa masalah yang sering dihadapi oleh penulis pemula meliputi.

·        Susah ide

Sebenarnya ide bisa datang dari mana saja, kapan saja. Akan tetapi, sering juga kita lama di depan laptop dan bingung memilih ide apa yang akan kita tulis. Solusi yang tepat adalah banyak membaca. Lalu kalau belum memiliki antusiasme membaca bagaimana? Sebenarnya kita bisa menonton atau melihat sesuatu, misalnya apa yang sedang dibahas di sosial media, berita di televisi, youtube, IG, menonton film atau drama, dan lain sebagainya. Dengan melakukan kegiatan tersebut sebenarnya secara tidak langsung kebiasaan baik itu akan terbentuk, yang awalnya hanya suka melihat atau nonton, mungkin akan menyukai kegiatan membaca. Dengan membaca banyak informasi dan buku bukan tidak mungkin ide yang ingin dituangkan dalam tulisan menjadi sangat banyak dan fresh akhirnya jadi senang menulis.

·        Miskin kosa kata

Miskin kosa kata rumusnya cuma satu, baca. Dengan membaca, kita jadi banyak tau diksi atau pilihan kata, pembendaharaan bahasa makin beragam, dan kita bisa menciptakan gaya bahasa kita sendiri. Penggambahan khas ala kita sehingga orang akan menunggu tulisan kita.

·        Sulit merangkai kata

Ketika kita sulit merangkai kata, kita bisa membuat poin-poin penting atau mind map. Sehingga kita bisa mendeskripsikan poin-poin penting tersebut dengan gaya bahasa kita sendiri.

·        Menunda-nunda

Menunda-nunda adalah salah satu masalah semua orang. Sangat manusiawi tapi ini adalah kebiasaan yang tidak baik. Apalagi untuk orang-orang yang memiliki rutinitas padat setiap hari. Biasakan untuk membagi waktu atau memberikan waktu tersendiri untuk menulis, misalnya setelah salat tahajud atau setelah salat subuh bagi muslim. Pun waktu yang lainnya, kita sesuaikan dengan rutinitas kita masing-masing. Mungkin di awal hanya 400-500 kata atau hanya 15 menit, tapi rutin dan makin lama makin ditambahi waktu atau banyak katanya sehingga tidak hari atau minggu keterampilan menulisnya makin terasah.

·        Bingung mau menulis apa

Pengen nulis, tapi kira-kira mau nulis apa ya? Solusinya adalah tulis apa yang ada di dalam pikiran, tuangkan semuanya. Tidak perlu memperhatikan PUEBI sementara. Tulis saja sebelum ide itu menguap. Kedua, tulis topik yang paling disukai atau diminati. Kalau kita suka, otomatis kita akan lebih mudah memaparkan ide tersebut.

·        Tidak percaya diri

Ketika tidak percaya diri, kita bisa meminta tolong teman yang kita percaya atau orang-orang terdekat kita untuk membaca hasil tulisan kita dan meminta kritik, saran, dan komentar dari tulisan kita tersebut. Evaluasi dan introspeksi mana yang harus diperbaiki, dikembangkan, menjadi nilai plus atau yang perlu kita pelajari lebih mendalam. Kedua, kita bisa membuat blog atau menuangkan ide di sosial media kita untuk dibaca oleh orang lain. Ketiga, membaca banyak buku yang bermutu. Jika kita membaca buku yang bermutu, mindset kita juga akan bagus, serta apa yang akan kita tuangkan nanti tentunya menjadi ide-ide yang bagus pula.

·        Merasa tulisannya jelek dan tidak layak dibaca

Dengan terus berlatih, membaca, dan belajar dengan banyak orang pastinya kemampuan dan keterampilan kita dalam menulis makin hari akan semakin bagus.

Rahasia Menulis Ala Bu Rita

1.    Menguasai diri sendiri

2.    Baca buku-buku terbaik

3.    Tulis semua ide dengan tuntas, abaikan PUEBI sementara

4.    Latih menulis setiap hari

5.    Buat peta konsep/TOC

6.    Tidak takut menunjukkan gagasan baru

Luar biasa ya belajar menulis kali ini, kuncinya adalah banyak baca dan menulis setiap hari. Buktikan hasilnya!

Comments

Popular posts from this blog