Kalimat Simpleks dan Kompleks
1. Kalimat Simplek/Tunggal
Kalimat
tunggal adalah kalimat yang hanya memiliki satu predikat.
Ciri-ciri:
-
Terdiri
satu predikat (P)
-
Tidak
memiliki konjungsi
Contoh:
Perkembangan
wayang orang saat ini beragam.
S KW P
2. Kalimat Kompleks/Majemuk
Kalimat
majemuk adalah kalimat yang memiliki lebih dari satu predikat.
Ciri-ciri:
-
Terdiri
lebih dari satu P
-
Memiliki
konjungsi
Contoh:
Contoh
barang antik di museum angkut adalah guci tua dan kursi antik.
S P Pel
Jika klausanya dipecah menjadi:
(1) Contoh barang antik di museum angkut adalah guci.
S P1 Pel
(2) Contoh barang antik di museum
angkut adalah
kursi tua.
S P2 Pel
Jadi,
walaupun kalimat itu pendek tetapi kalimat tersebut mempunyai dua predikat.
Tetapi predikatnya kemudian ditulis menjadi satu karena untuk keefektifan
kalimat. Selain itu, dalam kaimat tersebut sudah ada konjungsi, yaitu dan.
Catatan:
Kalimat,
wajib terdiri atas predikat.
Contoh:
Pergi!
(sudah menjadi kalimat karena diawali huruf capital dan diakhiri tanda baca/tanda seru)
Fungsi S-P-O-Pel dan K
-
Subjek
(S)
(1) Subjek yang dijelaskan
(2) Boleh di depan atau di belakang P
(3) Biasanya berbentuk nomina atau
kata benda
-
Predikat
(P)
(1) Yang menjelaskan S
(2) Boleh di depan atau di belakang P
(3) Biasanya berbentuk verba
(4) Wajib dalam sebuah kalimat
-
Objek
(O)
(1) Objek dari S
(2) Letaknya di belakang P
(3) Biasanya berbentuk nomina
-
Pelengkap
(Pel)
(1) Melengkapi kalimat
(2) P pasif, setelah itu pasti Pel
(3) Tidak boleh di awal kalimat
-
Keterangan
(K/Ket)
(1) Boleh di awal, tengah, atau akhir
kalimat
(2) Letak boleh berubah-ubah
Comments
Post a Comment